---------------------- 5 Langkah Membuat Hidup Anda Bahagia Sepanjang Hari

Advertisement

5 Langkah Membuat Hidup Anda Bahagia Sepanjang Hari

Sunday, January 6, 2019

5 Langkah Membuat Hidup Anda Bahagia Sepanjang Hari
Kutaraja.com portal Ispiratif  SETIAP manusia mendamba kebahagiaan. Dan, untuk itu (kebahagiaan) Allah menurunkan para Nabi dan Rasul agar digunakan teladan lengkap dengan Al-Qur'an sebagai pedoman.

Namun, bagaimanapun manusia dapat membantah dengan mengatakan bahwa motor merek A tidak dapat diperbaiki dengan meminta bantuan dari produsen motor merek A, menentang manusia gagal yang tidak ada jalan untuk menggapai kebahagiaan, sehingga diberikan panduan yang dapat membantu Maha Mencipta.

Semua itu terjadi karena manusia dikeluarkan dari pepatah Arab, "dibutuhkan manusia adalah anak dari kemauannya." Condong mempertanyakan keberhasilan dari hati nurani. Dan, lebih memilih kesenangan dari keimanan.

Padahal, andai kata apa yang dilakukan para Nabi dan Rasul tidak membahagiakan, tentu mereka akan menjadi yang pertama meninggalkan risalah Tuhan. Faktanya tidak demikian, para utusan itu sangat bahagia, optimis dan terobsesi untuk menyelamatkan kehidupan manusia.

Lantas apa dan bagaimana cara yang mesti diterima agar kita bisa mencapai kebahagiaan sepanjang hari dalam kehidupan dunia ini?

1.  shalat.
Sampai sekarang, sebagian besar dari umat ini masih banyak yang menikmati pulang kebutuhan hakikinya ini (shalat). Padahal, Nabi tidak pernah main-main dalam masalah shalat. Satu di antara sebab mengapa tidak sedikit orang yang meninggalkan shalat tidak ada karena anggapan mereka yang shalat itu adalah beban, tidak enak dan paling tidak sempurna iman lemah, sehingga malas membuat shalat.

Pada hakikatnya shalat itu adalah jalan terbaik setiap Muslim sampai pada penyelesaian dan kebahagiaan.

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

"Tegakkan shalat untuk mengingat-Ku." (QS: Thahaa [20]: 14).

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

"Ketahuilah, dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang." (QS: Ar-Ra'du [13]: 28).

Hal ini menunjukkan bahwa shalat itu penting dan sangat dibutuhkan oleh setiap Muslim. Pantas Rasulullah sangat mendorong umatnya untuk memperhatikan tiang agama ini (shalat).

Adalah ilustrasi menarik kompilasi di media sosial yang memberikan motivasi yang mengatakan bahwa sendi-sendi tubuh ini lelah, maka Allah memanggil kita dengan janji atau seruan yang sangat menggugah,

"Hayya alash shalat, Hayya alal falah." Yang membantah, "Mari dirikan shalat, mari menuju kemenangan."

Dengan kata lain, siapa yang meninggalkan shalat bukan saja merobohkan agama, tetapi juga terjerembab dalam kekalahan, kegelisahan, dan kesengsaraan.

Kemudian, logika sederhananya, jika diundang kekasih hati sangat luar biasa senang, mengapa tidak demikian saat meminta hati ini adalah pencipta diri sendiri? Shalat adalah paggilan Allah bagi setiap insan beriman untuk mengadu, bersandar, memohon dan meminta sepenuh hati hanya untuk-Nya.

Mulai sekarang berusahalah, kemudian selesailah dalam memulai shalat. Sebab, jika Alah menempatkan shalat sebagai amal pertama yang akan dihisab, berarti tida akan ada jaminan kebahagiaan sekali jika sekarang, hati masih malas membuat shalat berjama'ah dan tepat waktu.

Dan, yang tidak kalah menarik, shalat itu bisa menjauhkan hati ini dari mencoba keji dan munkar.

Allah Ta'ala berfirman,

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

"Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (tindakan-tindakan) keji dan mungkar." (QS. Al 'Ankabut [29]: 45).

Dengan demikian, jika benar-benar mendamba kebahagiaan hidup sehari-hari, jangan sekali-kali nyaman pulang shalat hanya satu kali. Sebab, sekali ditinggal, hati manusia tidak akan pernah bebas dari gempuran setan yang mendorong hati untuk berjuang melakukan perbuatan keji dan munkar.



2. membaca Al-Qur'an
Al-Qur'an itu bukan persetujuan bacaan, tetapi juga obat, penenang dan solusi jika benar-benar diresapi, dimaknai dan diamalkan. Misalnya kala hati terserang futur (malas) maka saat hati kita membaca dengan senang-senang ayat berikut ini;

ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡمَوۡتَ وَٱلۡحَيَوٰةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ أَيُّكُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلٗاۚ وَهُوَ ُلُعُز

"(Allah-lah) yang menciptakan kematian dan kehidupan yang Diakui kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalannya dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun." [QS. Al-Mulk [68]: 2).

Membaca ayat ini tentu akan mendorong hati untuk melanjutkan (memanggil istilah di lapangan hijau) di atas api dalam mengisi hari demi hari, sehingga tidak perlu rasa malas, rasa kesal terlalu lama bersemayam di dalam hati. Bak penyerang di kesebelasan, selalu ingin mencetak gol, selalu ada target imbalan yang ingin diraih dari waktu ke waktu sepanjang hari.

Oleh karena itu, menghadirkan hati membaca Al-Qur'an akan sangat membantu hati kita menikmati kesenangan dan kebahagiaan luar biasa, sehingga senantiasa ada rasa rindu, rasa takjub dan rasa aman jika tidak membaca Al-Qur'an dengan sepenuh hati.

Bahkan, dalam beberapa kesempatan, jika memang meminta sahabat yang baik bacaan Qur'annya untuk kita itu akan jauh mengenang, karena Nabi tidak juga meminta Ibn Mas'ud membacakan Al-Qur'an untuk beliau.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepadaku, “ Bacakanlah kepadaku Al-Qur'an.” Ibnu Mas'ud berkata, “Wahai Rasulullah! Apakah saya akan membacakannya sementara ia menerima kepadamu? ”Dia menjawab,“ Aku senang mendengarnya dari orang lain selain diriku. ”Maka aku pun membacakan surat an-Nisaa ', kompilasi sampai pada ayat [yang]],“ dapatakah meminta [pada hari kiamat nanti] Kami datangkan dari setiap saksi, dan Kami datangkan dari saksi ”(QS. an-Nisaa ': 41). Aku mengangkat kepalaku, atau ada seseorang dari samping yang memegangku jadi aku pun mengangkat kepalaku, sepertinya aku melihat air mata ia mengalir. "(HR. Bukhari Muslim).

3. Sedekah
Sedekah ini manfaatnya luar biasa. Mari kita bahas ayat Allah ini.

وما تنفقوا من خير فلأنفسكم وما تنفقون إلا ٱبتغآء وجه ٱلله وما تنفقوا من خير يوف إليكم وأنتم لا تظلمون 272

“Dan apa saja harta yang kamu yang nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri, dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu yang dicari karena mencari keridoan Allah, dan apa saja harta yang kamu mau kamu nafkahkan, niscaya kamu akan mau pahalanya cukup, sedangkan kamu sedikit pun tidak akan dirugikan. ”[QS Al-Baqarah [2]: 272].

Sebagian besar manfaat Langsung yang tentu saja akan memuaskan hati kala diamalkan. Pertama, pahala untuk dirimu sendiri langsung dari Allah. Kedua, diberikan pahala yang cukup. Ketiga, kita akan mendapat keuntungan, kemenangan dan kebahabagiaan. Karena sedekah tidak akan merugikan sama sekali.

Dengan demikian, mari berlatih untuk senantiasa bersedekah. Karena sedekah tidak hanya soal pahala, tetapi juga tenang jiwa. Berhubungan dengan pohon apel misalnya berbuah pasti menyenangkan hati. Seperti menjadi sedekah menjadi buah dari keimanan. Semakin banyak dan ikhlas dalam sedekah (buah) semakin kuat keimanan dalam hati insya Allah.

4. Hargai apa yang Anda miliki. 
Anda tentu pernah mendengar ini, karena ini sangat penting untuk membuat Anda tambah bahagia. Jika Anda selalu melirik rumput tetangga sebelah, Anda akan melukai kesempatan Anda untuk bahagia. Ingat waktu di mana Anda harus membuat keputusan untuk berganti pekerjaan, pindah kota hanya untuk menyadari bahwa halaman di mana-mana memiliki bagian yang sama cokelatnya. Ketimbang berharap sesuatu berbeda, fokuslah untuk mencintai apa yang Anda miliki.
Buatlah daftar hal yang Anda syukuri. Menulis semuanya bisa membuat Anda sadar banyak hal yang Anda miliki. Taruhlah daftar di tempat di mana Anda bisa mengingat hal-hal baik di hidup setiap hari.
Jika Anda kesulitan menemukan hal untuk ditulis, carilah cara untuk menambah hal positif dalam hidup. Cobalah keluar mencari teman baru, atau mempelajari keterampilan yang membuat bahagia. Pupuklah sikap positif dan jangan berkutat dengan hal negatif.


5. Jangan menyimpan benci. 
Jika Anda membawa kemarahan kemanapun Anda pergi, sadari bahwa hal ini berdampak lebih besar pada diri Anda sendiri daripada memengaruhi subjek kemarahan Anda. Walaupun Anda memiliki alasan yang baik untuk merasa marah dan sedih, menjaga kemarahan tidak akan membuat Anda merasa lebih baik. Jika tidak ada apapun yang bisa Anda ubah dari situasi tersebut, cobalah untuk berlapang dada, betapapun sulitnya. Anda akan menjadi orang yang lebih bahagia karenanya.
Cobalah bersikap lebih memaafkan dan terbuka. Jangan simpan komentar-komentar negatif yang Anda dengar.
Jangan simpan perasaan iri atau sirik. Anda tidak bisa mengontrol orang lain, tapi Anda bisa mengontrol reaksi dari situasi yang Anda hadapi. Jika sesekali Anda tidak bisa menghindari perasaan negatif, menyimpannya dalam diri Anda untuk waktu yang lama bisa membuat Anda sebal.

Semoga lima Langkah Membuat Hidup Anda Bahagia Sepanjang Hari menjadi amalan dan dapat kita biasakan dalam keseharian kita, sehingga kita tidak menjadi pribadi yang sering murung, lemah semangat, lemas dan tidak bersemangat dalam menguatkan dan menyuburkan iman yang akan menjadi penyelamat kehidupan dunia-akhirat kita sendiri. Wallahu a'lam.