Sunday, January 6, 2019

Apa Hukum Operasi Plastik Menurut Agama Islam

Apa Hukum Operasi Plastik Untuk Kecantikan ?
Kutaraja.com Portal Ispiratif  Hukum operasi plastik dengan tujuan kecantikan tidak diizinkan oleh syariat. Perlu diketahui hukum operasi plastik

1) Operasi plastik untuk menghilangkan cacat dan aib

Hukumnya boleh karena termasuk "membatalkan ciptaan Allah", misalnya operasi bibir sumbing, operasi menghadapi wajah setelah kecelakaan dan lain-lain.

2) Operasi plastik untuk kecantikan

Hukumnya adalah haram karena ini termasuk mengubah ciptaan Allah

Hal di senada dengan yang dfatwakan oleh syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin, beliau merinci hukum operasi plastik:

التجميل نوعان:

تجميل لإزالة العيب الناتج عن حادث أو غيره ، وهذا لا بأس به ولا حرج…

والنوع الثاني:

هو التجميل الزائد وهو ليس من أجل إزالة العيب بل لزيادة الحسن ، وهو محرم لا يجوز ….

Operasi (plastik) ada dua macam:

1) Operasi plastik untuk menghilangkan akibat kecelakaan / musibah dan yang lainnya, maka hal ini tidak diperbolehkan

2) Operasi plastik untuk menambah keindahan dan bukan untuk menghilangkan aib bahkan untuk membuat tambah cantik maka hukumnya haram dan tidak boleh. ”[Fatawa Islamiyyah 4/412]




Berikut dalil dari rincian tersebut:

1) Operasi plastik untuk menghilangkan cacat dan aib

Hukumnya boleh, dalilnya adalah kisah sahabat Urfujah bin As'ad radhiallahu 'anhu yang menggunakan emas untuk mengatasi hukumnya, padahal emas haram untuk laki-laki.

أنه أصيب أنفه يوم الكلاب في الجاهلية, فاتخذ أنفا من ورق فأنتن عليه فأمره النبي صلى الله عليه وسلم أن يتخذ أنفا من ذهب

“Hidungnya mengeluarkan perang pada saat perang Al-Kulab di zaman jahiliyah. Kemudian beliau tambal dengan perak, namun sebaliknya malah membusuk. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dikirimnya untuk menggunakan tambal hukum dari emas. ” [HR. An-Nasai 5161, Abu Daud 4232]

2) Operasi plastik untuk kecantikan

Hukumnya adalah haram karena ini termasuk mengubah ciptaan Allah

Allah Ta'ala berfirman,

..وَلآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ

"Dan aku akan suruh mereka, lalu benar-benar mereka menerjemahkan". (An-Nisa ': 119)

Sahabat Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu berkata,

لَعَنَ اللَّهُ الوَاشِمَاتِ وَالمُوتَشِمَاتِ ، وَالمُتَنَمِّصَاتِ وَالمُتَفَلِّجَاتِ ، لِلْحُسِنْلْ

"Semoga Allah melaknat orang yang mentato, yang meminta ditato, yang mencabut alis, yang meminta dikerok alis, yang merenggangkan gigi, untuk memperindah penemuan, yang mengubah ciptaan Allah." [HR. Bukhari 4886]

Operasi untuk memperindah dan kecantikan diharamkan sementara tidak bisa dilepaskan atau penyakit diizinkan. As-Syaukani menjelaskan,

قوله (إلا من داء) ظاهره أن التحريم المذكور إنما هو فيما إذا كان لقصد التحسين لا لداء وعلة ، فإنه

“Sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,' karena penyakit 'dzahir maksudnya adalah keharaman yang diperlukan, yaitu jika dilakukan untuk tujuan memperindah penampilan, bukan untuk mencegah penyakit atau perlindungan, karena ini bukan haram.” [Nailul Authar, 6/229 ] 

Demikian Penjelasan Tentang Hukum Operasi Plastik Bagi Kecantikan. Semoga Bermanfaat.Wallahu a'lam.