---------------------- Ibu Bunuh Anak Kandungnya Sendiri, Karena Suami Tak Beri Nafkah

Advertisement

Ibu Bunuh Anak Kandungnya Sendiri, Karena Suami Tak Beri Nafkah

Wednesday, March 27, 2019

Kutaraja.com - LANGSA - Tersangka SY (22) membunuh anak lelakinya masih berumur 1 tahun, M Haikal Ramadhan.

Ia tega mengeksekusi anaknya di rumah kontrakannya, di Dusun Rukun, Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota, Rabu (27/3/2019) pagi.

Kepada penyidik Polres Langsa, pelaku mengaku tega menenggelamkan anaknya ke dalam bak air, karena kesal dengan suaminya.



"Pengakuan SY tega membunuh anaknya itu, karena dia kesal sama suaminya tidak memberikan nafkah untuk keperluan rumah," ujar Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, melalui Kasat Reskrim, Iptu Agung Wijaya Kusuma SIK, kepada Serambinews.com.

Ditambahkan Kasat Reskrim, SY selama ini terpaksa harus mencari uang sendiri dengan cara meminta-minta sedekah.

Saat keluar rumah mencari sedekah dia pun harus membawa anaknya yang baru genap berusia 1 tahun pada pada 28 Maret 2019.

Pengakuan SY lainnya kepada penyidik, pada Senin (25/3/3) selepas waktu shalat magrib dia pernah menanyakan kepada suaminya.

Hal yang ditanyakan, yaitu jika anaknya ditenggelamkan ke bak (dibunuh) supaya tidak ada beban lagi.

Apakah Polisi menangkapnya. Dijawab oleh suaminya, itu perbuatan dosa tidak boleh dilakukan, serta juga akan ditangkap Polisi.

Karena dikira suaminya itu, apa yang ditanyakan YS tidak mungkin dilakukan.

Bahkan suami SY tak menaruh curiga pada YS akan nekat membunuh anak mereka satu-satunya itu.

Selanjutnya pada Selasa (26/3/2019) tersangka YS dan suaminya, juga terlibat pertengkaran tentang kebutuhan uang di rumah.

Pengakuan YS, suaminya RH (25) jarang memberi uang kepada YS.

RH juga berprofesi peminta sedekah mengatasnamakan bantuan untuk dayah.

Sempat Tidak Mengaku

Seorang ibu berinisial SY (22), tega membunuh anak lelakinya masih berumur 1 tahun, M Haikal Ramadhan, di rumah kontrakannya, di Dusun Rukun, Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota, Rabu (27/3/2019).

Eksekusi itu dilakukan dengan cara mencampakannya ke dalam bak air kamar mandi.

Insiden pembunuhan ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat itu di rumah kontrakannya hanya ada tersangka SY (22) dan korban saja.

Sedangkan ayah korban RM (25) sedang berada di luar.

Ayah korban diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap dan selama ini hanya berprofesi sebagai peminta sedekah, termasuk tersangka YS.

Motif pembunuhan anak kandung tersebut masih didalami Sat Reskrim Polres Langsa.

Sementara itu warga sekitar tidak mengetahui ada terjadi kasus pembunuhan di sana.

Karena setelah anaknya meninggal, tersangka langsung membawa anaknya ini ke RSUD Langsa, dengan menumpang warga yang melintas.

Informasi diperoleh Serambinews.com, kepada petugas Kepolisian tersangka awalnya berkilah tidak mengakui telah melakukan perbuatannya itu.

Bahkan setelah anaknya meninggal dunia, pelaku membawa sendiri anaknya itu ke RSUD Langsa.

Namun setelah didesak oleh pihak berwajib, akhirnya tersangka SY barulah mengakui perbuatannya itu.

Tersangka yang juga berada di RSUD Langsa waktu itu langsung diamankan ke Mapolres Langsa.

Pihak Kepolisian bahkan sempat membawa tersangka YS, ke rumahnya untuk memperlihatkan dan memperagakan dengan cara dia membunuh anaknya masih balita tersebut.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, melalui Kasat Reskrim, Iptu Agung Wijaya Kusuma SIK, kepada Serambinews.com, membenarkan, insiden pembunuhan anak lelaki masih balita ini.

Tersangka SY merupakan ibu korban telah mengakui perbuatannya itu.

"Tersangka YS telah kita amankan ke Mapolres Langsa, untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Sumber: Serambi