---------------------- 3 Tahun Suami Tak Ada Kabar, Diusir Mertua. Tak Diduga, Mobil Mewah Menjemputnya. Ternyata

Advertisement

3 Tahun Suami Tak Ada Kabar, Diusir Mertua. Tak Diduga, Mobil Mewah Menjemputnya. Ternyata

Wednesday, April 3, 2019


KUTARAJA.COM - Sahabat SP - Diceritakan. Riza (nama samaran) adalah seorang anak yang sangat berbakti. Sejak kecil ia sangat penurut dan pengertian. Tidak cuma rajin belajar, sepulang sekolah ia masih ikut membantu kedua orang tuanya bekerja. Setelah masuk perguruan tinggi impiannya, orang-orang pun banyak yang memujinya.

Setelah lulus kuliah dengan nilai tinggi, Riza memutuskan untuk pulang ke rumah agar bisa mengurus kedua orang tuanya. Bagi kedua orang tuanya, tindakan Riza ini patut dirayakan, tapi yang bikin kedua orang tuanya sedih adalah Riza ingin menikahi Dina (nama samaran)
Riza dan Dina dulunya adalah teman sekelas, bahkan nilainya juga sangat bagus dan bisa masuk ke perguruan tinggi. Tapi orang tuanya malah memutuskan sekolahnya dan menyuruh Dina membantu kerja di ladang.

Malam sebelum Riza berangkat ke kota untuk kuliah, ia berjanji pada Dina di bawah sebuah pohon beringin berusia ratusan tahun untuk menikahinya setelah lulus kuliah. Dina pun meneteskan air mata dan 4 tahun pun dilaluinya seorang diri. Banyak pria yang menyukainya, tapi Dina tidak goyah dan ia tetap memegang janji Riza.

Setelah lulus kuliah, Riza banyak menolak pekerjaan bagus dan memilih pulang ke rumah sekaligus memenuhi janjinya pada Dina. Tapi orang tua Riza tidak setuju karena mereka merasa Dina tidak pantas untuk Riza. Namun, di mata Riza Dina adalah seorang gadis cantik.

Sampai suatu ketika, Riza mengajak Dina mengurus surat pernikahan dan pestanya diadakan sederhana, namun penuh kehangatan. Setelah menikah, kehidupan mereka berdua sangat manis, saling mencintai satu sama lain.

Melihat banyak orang yang sepulang dari kota bisa beli mobil dan rumah, membuat Riza juga ingin memberikan kehidupan bahagia untuk istrinya. Ia pun mengajak istrinya itu untuk pergi ke kota bekerja. Namun, Dina merasa dirinya tidak mampu dan takut merepotkan Riza, jadilah Riza hanya seorang diri pergi ke kota.

Saat itu, Dina sedang hamil. Lantaran masalah mas kawin, kedua orang tuanya tidak lagi mengunjunginya dan mertua pun juga tidak puas akan dirinya. Akhirnya, setelah Riza pergi, Dina tinggal seorang diri dan mengurus dirinya sendiri. Meski demikian, ia tidak merasa lelah. Tidak cuma melahirkan anak yang lucu, ia juga mampu melunasi hutang-hutang mereka sebelumnya.


Mengurus anak seorang diri dan bekerja di ladang seharusnya membuat Dina menjadi panutan di desanya, tapi apa daya, karena kedua orang tua tidak mau mengakuinya lagi dan mertua juga tidak suka padanya. Apalagi suaminya sudah 3 tahun tidak pulang-pulang.

Awalnya, Riza memang sering menelpon ke rumah, tapi belakangan malah Dina yang sering menelpon, tapi ditelpon pun Riza selalu bilang lagi sibuk. Setahun kemudian, Riza sudah tidak ada kabarnya lagi sampai anak mereka berusia 2 tahun.

Kehidupan Dina yang tenang dan tentram malah membuat mertuanya semakin kesal karena anak kesayangan mereka tiba-tiba ingin menikahi gadis miskin yang tidak berpendidikan. Hingga akhirnya mertuanya pun langsung mengusirnya dari rumah dan berkata, "Kamu sudah merebut anak saya, sekarang masih mau tinggal gratis di gudang?!"

Dina pun tidak punya pilihan lain, ia cuma bisa membangun tempat berteduh sederhana di bawah pohon beringin yang besar. Pohon beringin ini sudah berusia ratusan tahun. Diana menggunakan jerami untuk membangun rumah.

Sampai suatu malam, anaknya susah tidur dan nangis-nangis sambil bertanya pada ibunya, "Kapan ayah pulang, Bu?"

Diana pun memeluk erat putranya dan menjawab, "Ayahmu pasti pulang, Nak."
Walaupun sebenarnya Dina tidak tahu apakah suaminya tersebut masih ingat dengan dirinya karena sudah 3 tahun tidak ada kabar. Melihat pohon beringin itu, membuat Dina teringat kembali dengan janji Riza padanya, ia pun menangis.

Siapa sangka, keesokan harinya, sebuah mobil mewah berhenti di bawah pohon beringin tempat Dina dan anaknya berteduh. Mobil itu juga dipenuhi dengan bunga segar. Ternyata yang keluar dari mobil itu adalah Riza, suaminya. Ia sudah menghasilkan banyak uang di kota dan sekarang pulang untuk menjemput Dina bersama anaknya.

Di rumah barunya di kota, Riza menemani Dina dan mengajak putranya bermain bersama. Riza menepati janjinya untuk memberikan kehidupan bahagia bagi Dina.

Nah, bagaimana menurut sahabat semua? Bila ada pendapat atau masukan silakan tulis di kolom komentar ya. Jangan lupa berikan like & share juga lalu klik ikuti bila menyukai postingan ini. Terima kasih.