---------------------- Benarkah Tidur di Akhir Pekan Bikin Panjang Umur? Ini Kata Peneliti.

Advertisement

Benarkah Tidur di Akhir Pekan Bikin Panjang Umur? Ini Kata Peneliti.

Wednesday, April 17, 2019


KUTARAJA.COM - Apakah kamu adalah seorang yang lebih suka menghabiskan akhir pekan dengan tidur? Ada kabar baik nih buat kamu POPle..

Tidur lama di akhir pekan memang jadi idaman tiap orang. Paling akhir, ada studi yang bilang kalau kebiasaan tidur lama di Sabtu bisa kurangi risiko kematian lebih cepat dan ya, bikin kita hidup lebih lama.

Setidaknya itu yang ditemukan para periset Stockholm University. Mereka mendapati fakta para orang dewasa yang tidur hanya lima jam bisa menaikkan risiko mereka akan kematian.

Sedangkan mereka yang suka tidur hanya lima jam tiap malam sepanjang minggu tapi ngorok selama sembilan jam di akhir pekan, risiko kematian mereka nggak naik. Studi tersebut sudah dirilis via Journal of Sleep Research setelah mengambil data lebih dari 43 ribu orang yang berusia dibawah 65 tahun.


Mereka mengambil data kematian selama 13 tahun terakhir dan menelitinya apakah data tersebut memengaruhi kebiasaan tidur dan apakah punya efek ke kematian. Tentu saja faktor lain seperti pendidikan, berat badan, dan kebiasaan merokok juga dihitung sebagai data pelengkap.

Tidur lama di akhir pekan bisa menggantikan kurangnya jam tidur di hari kerja. Hasil studi ini benar-benar mengejutkan. Mengingat sebelumnya ada ilmuwan peneliti tidur, Matthew Walker, sempat mengeluarkan pernyataan kalau tidur itu bukanlah bank. Dengan kata lain, jam tidur nggak bisa ditukar atau digantikan.

Namun, tentu saja tidur cukup tiap malam selama enam hingga tujuh jam lamanya tetap yang paling ideal. Mengingat itu bisa bikin kita tetap lebih lama hidup!