Pelet Gebetan hingga Menikah, Bagaimana Hukum Pernikahannya?

KUTARAJA.COM -  Manusia kadang memakai segala cara untuk menaklukan orang yang disukainya. Tak jarang rasa suka malah menjadi obsesi berlebihan untuk memiliki. Hingga akhirnya tega menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginannya, termasuk menikahi kekasih yang diidamkannya.


Di lingkungan sosial masyarakat, sudah diketahui tak jarang orang menggaet kekasih hati dengan pelet. Melakukan pelet terhadap orang yang ditargetkan, alias memelet gebetan agar mencintai kita hingga ke jenjang pernikahan dan menjadi pasangan suami-istri tak jarang dilakukan.

Mengingat ada andil tindakan pelet dalam pernikahan tersebut, sebetulnya jika dilihat dari kacamata agama Islam, bagaimana hukum pernikahannya?

Untuk menjawab pertanyaan ini, maka Okezone bertanya kepada Ustadz Fauzan Amin, salah seorang pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU).

Dijelaskan oleh Ustadz Fauzan Amin, secara hukum maka pernikahan tersebut pada dasarnya tetap bersifat sah. Namun tetap ada dosa, yang mana didapat dari tindakan pelet tersebut. Sebab sejatinya, pelet ternyata adalah bagian dari sihir.

“Nikahnya tetap sah selama mengikuti rukun dan syaratnya. Peletnya itu yang tidak diperkenankan oleh agama. Jika naksir seseorang sampaikan kepadanya secara baik-baik, semoga sakinah. Hindari perbuatan pelet, karena pelet itu bagian dari sihir nah sihir itu buatan setan. Nikah sah, peletnya tetap dosa,” jelas Ustadz Fauzan Amin, saat dihubungi Okezone, Kamis (18/7/2019).

Mengacu pada penjelasan di atas, lalu apakah dosa melakukan pelet termasuk dosa besar? Fauzan Amin menjelaskan lebih detail, ini tergantung pada jenis peletnya.

Jika orientasi peletnya menzalimi seperti untuk menyakiti, lupa ingatan, hingga membuat stres maka jelas dosa.

Namun jika orientasinya, untuk membuat seseorang jatuh cinta, maka dikatakan sebagai maksiat karena peletnya melakukan hasil kerja sama dengan setan.

Alih-alih menggunakan sihir seperti pelet, hanya untuk membuat gebetan yang diincar juga memiliki mencintai kita. Ustadz Fauzan Amin menyarankan, lebih baik mencari ilmu di Alquran.

Alquran sudah ngajari agar dicintai dan disukai orang. Jika ingin dicintai atau ingin sukses dapat pasangan yang ideal sudah ada doa-doanya, sesuai ajaran Islam. Yang ini boleh-boleh saja, tapi jika menggunakan pelet tetap tidak boleh karena itu pasti kerjasama dengan setan,” tandas Ustadz Fauzan Amin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel