Kasih Sayang Ibu Tak Terhingga, Hanya Memberi Tak Pernah Harap Kembali

Kasih Sayang Ibu Tak Terhingga, Hanya Memberi Tak Pernah Harap Kembali

Aku sayang ibuku, aku cinta ibu, aku merindukan mu ibu, surga itu ada di telapak kaki ibu.

Jangan pernah kalian kasar terhadap ibu kalian, karena ibulah yang telah melahirkan kalian dan telah membesarkan kalian hingga saat ini.

Aku percaya ibu sangat kuat 9 bulan kamu mengandung untuk bisa ada aku di dunia ini, itu bukan hal yang mudah, ibu sangat repot mengurusku dan membesarku.

Aku percaya itu sangat sakit. Ketika hamil, kita akan berbagi sari-sari makanan dengan janin yang kita kandung, pernapasan menjadi sesak, dan berbagai gejolak yang membuat kita merasa tidak nyaman.

BACA: 6 Cara Berfikir Orang Kaya Yang Harus Anda Tiru, Mungkin Anda Salah Satunya?.

Tapi banyak Ibu yang mengatakan kalau kondisi seperti itu sama sekali tak memberatkan mereka. Mereka malah merasa sangat bahagia, dan tak tahu kenapa tiba-tiba mereka menemukan cinta baru yang tak bersyarat.

Ya Allah Berikankan lah Surga-Mu buat Ibuku, karena ibu bagaikan surga dalam hidupku.

Aku tau ibu sangat capek dalam mengusku, aIbuku seperti perantara Surga yang Engkamu kirimkan untuk buah hati tak tahu diri sepertiku.

Terimakasih ya Allah. Jikapun kelak saya tak masuk ke dalam Surga-Mu, setidaknya engkamu sudah memberikanku sedikit Surga dunia yang Engkamu kirimkan dalam wujud Malaikat pelindung seperti Ibuku.

BACA: Jangan Cari Lelaki Yang Tampannya Saja, Tapi Carilah Yang Bisa Membuat Mu Nyaman Serta Perhatian Padamu

Bersama Ibu, saya menikmati simpelnya Surga yang ada di akhirat sana.

Surga itu melindungiku dari saya masih berbentuk segumpal darah. Surga yang menyambutku dengan senyum bercampur tangis ketika saya pertama kali menghirup udara dunia.

Surga dalam wujud Ibu ini merawatku dengan betul-betul bagus.

Dikala kecil dahulu saya digendong, dihangatkan, diberikan makan hingga saya dapat menikmati betul-betul begah. Waktu kecil dahulu saya gemuk, Ibuku merawatku dengan betul-betul bagus.
Wulan Sari Hidup Ini Cuma Sekali, Maka Manfaatkan Hidup Ini Dengan Berbagi Kebaikan Antara Sesama
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel