Dear Lelaki, Jangan Asal Ngomong Sayang, Kalau Kamu Hanya Pura-Pura Cinta

Dear Lelaki, Jangan Asal Ngomong Sayang, Kalau Kamu Hanya Pura-Pura Cinta

kata cinta

Jatuh cinta memang menjadi peristiwa yang menyenangkan.
"Saya itu sayang sama kamu"
"Saya serius cinta sama kamu, jangan tinggalin saya ya"
Kalimat yang tak jarang kali diungkapkan ketika kamu PDKT, bukan? Yaps, kata-kata hal yang demikian memang sudang tak tenar di alat pendengaran para remaja, apalagi sekiranya baru ketahui.

Tentu hal ini akan menjadikanmu bersuka cita dalam waktu seharian, lalu menyebutkan semuanya terhadap teman-sahabatmu, dari kebaikannya hingga perlakuannya yang membikin timbul pertanyaan, apa sih yang membuatnya seperti itu spesial untukmu?

Pertanyaan tersebutlah yang akibatnya membuatmu menyadari bahwa sesungguhnya kamu enggak benar-benar mempunyai jawaban pertanyaan itu, sebab mungkin doi cuma menyenangi kamu karena kamu senantiasa ada untuknya, atau ia menyukaimu cuma sebab kamu indah atau tampan.

Sehingga, selama ini kamu menduga perasaan itu ialah rasa saling cinta dengan pasanganmu. Tetapi rupanya perasaan dan relasi itu hanya kamuflase atas problem-problem dalam hubunganmu.

kamu menyembunyikan hal itu cuma sebab hubunganmu dan ia telah berjalan terlalu lama, kamu telah terbiasa dengannya dan kamu takut lewat hari-hari itu sendirian. Padahal kamu tahu bahwa perasaanmu padanya telah habis tidak bersisa.

Sabar Dan Ikhlas Memang Tidak Mudah, Tapi Dengan Semua Itu Kita Bisa Menyembuhkan Banyak Rasa Sakit

Sebaiknya, pahamilah perasaanmu dahulu sebelum mengawali relasi, jujurlah dengan perasaanmu, ungkapkan pada gebetanmu seputar apa yang kamu rasakan sebab mereka sesuai untuk tahu. Jangan hingga kamu menyakiti hati mereka dan memberikan keinginan palsu cuma sebab kamu 'menyukai' tak benar-benar cinta. 

Tetapi, kamu juga sepatutnya menyadari bahwa keberhasilan sebuah relasi sepatutnya dijalankan oleh dua orang ialah kamu dan pasanganmu. Kamu menginfokannya dari Though Catalog, sekiranya kamu mencintai seseorang karenanya cintailah ia sebagaimana dirinya bukan mencintai cuma sebab berkeinginan mengubahnya menjadi seseorang yang kamu inginkan.

kamu mungkin enggak menyenangi sebagian hal yang ada pada dirinya melainkan kamu mengerti bahwa kamu enggak dapat hidup tanpanya dan cuma dengannyalah kamu menghabiskan semua sisa hidupmu. Kamu ia mendapatkan kekuranganmu, dan ia mencintaimu dengan lapang dada.

Jadi, sekiranya hal itu yang kamu rasakan, belajarlah untuk mencintainya, memang adakalanya cinta enggak datang pas waktu, tapi enggak ada batasan untuk mulai mencintainya. kamu sepatutnya berkompromi dengan egomu.
Wulan Sari Hidup Ini Cuma Sekali, Maka Manfaatkan Hidup Ini Dengan Berbagi Kebaikan Antara Sesama
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel