Seberat Apapun Cobaan-Mu, Jangan Pernah Mengeluh Pasti Selalu Ber Istigfat Agar Tenang Melewati Semuanya

Seberat Apapun Cobaan-Mu, Jangan Pernah Mengeluh Pasti Selalu Ber Istigfat Agar Tenang Melewati Semuanya
Seberat Apapun Cobaan-Mu, Jangan Pernah Mengeluh Pasti Selalu Ber Istigfat Agar Tenang Melewati Semuanya

Jangan Sedikit-sedikit Mengeluh, Jangan Sedikit-sedikit Merengek, Teguhkan Kesabaranmu

Jangan hingga sedikit-sedikit kau mengeluh, jangan hingga kau sedikit-sedikit merengek pilu, tetapi teguhkanlah hatimu untuk bersabar.

Sungguh Keadaan Saja Akan Menjadi Ringan Kalau Kau Tak Gegabah Mengeluh

Sebab sesungguhnya keadaan sulit apa saja akan menajdi ringan seandainya kau tak pernah gegabah mengeluhkan, apa saja yang kau natural tak akan menjadi besar seandainya kau tak membesarkannya dengan gerutuan.

Seberat Saja Cobaanmu Akan Konsisten Dapat Membuatmu Hening, Kalau Kau Kecilkan Tak Sukamu

Sungguh cobaan hidup seberat apa saja akan konsisten dapat membuatmu hening, akan konsisten dapat membuatmu tabah, seandainya kau kecilkan tak sukamu dengan rasa syukur yang terus bergemuruh di hati.

Berterima, Ganti Eluhan Dengan “Istighfar”, Supaya Kau Konsisten Hening Menjalani Persembahan Allah

Jadi mulai kini cobalah kau berterima kasih, cobalah kau kecilkan kebiasaanmu yang sukanya bertanya kapan dan kenapa.

Gantilah kebiasaanmu bertanya seputar takdir Allah dengan “istighfar”, sebab ketimbang mengeluh karenanya lebih bagus kau beristighfar sebaganyak-banyaknya, karena disitulah kau akan hening menjalani persembahan Allah.

Jangan Hingga Profesi Semrawut, Geram. Kondisi Tidak Mujur, Sedih. Keadaan Besar, Murung. Belajar Berterima!

Patah Hati Mengajarkan Kita, Bahwa Dia Bukan Yang Terbaik Buat Kita, Maka Jangan Takut Patah Hati

Ingat ya, segala ada waktunya masing-masing, apa saja yang kau hadapi, apa saja yang kau jalani, segala telah ada garis finish nya masing-masing dari Allah, jadi konsisten tabah dan berlapang dada.

Jangan hingga profesi awut-awutan , berang. Kondisi tak mujur, sedih. Keadaan besar datang, murung dan terus menggerutu. Lalu kapan bersyukurnya?

Kapan kau akan mengingat pemberian Allah yang telah lebih dahulu kau nikmati? masak ditimpa sesuatu yang berat sedikit saja mengeluhnya nggak ketulungan? ayolah rubah sistem berpikirmu!

Wulan Sari Hidup Ini Cuma Sekali, Maka Manfaatkan Hidup Ini Dengan Berbagi Kebaikan Antara Sesama
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel